May 10

HTTP

(HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 199engan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang0 oleh fisikawan InggrisTim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. 

DNS

Domain Name System atau DNS adalah sebuah sistem yang berfungsi menterjemahkan alamat IP ke nama domain atau sebaliknya, dari nama domain ke alamat IP. Jadi, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server yang kemudian dipetakan ke dalam alamat IP oleh DNS.

Dalam DNS, terdapat hirarki yang digunakan untuk mengelompokkan komponen-komponen dari sebuah domain. Domain dikelompokkan dalam hirarki sebagai berikut :

  1. Root-Level Domain: merupakan puncak hirarki yang diekspresikan berdasarkan periode. Memiliki ciri khas penambahan titik di belakan domain, misalnya ru.wikipedia.org(tanda titik (.) di belakang .org merupakan root level domain)
  2. Top-Level Domain: merupakan kata yang posisinya berada paling kanan dari suatu domain, atau jika dibaca berada paling belakang. Misalnya saja untuk ru.wikipedia.org, maka top level domainnya adalah “.org”. Top level domain dapat berisi second-level domaindan juga host.
  3. Second-Level Domain: dapat berisikan host dan domain lain, atau sering disebut dengan subdomain. Misalnya saja, pada domain ru.wikipedia.org, maka second level domainnya adalah “wikipedia”.
  4. Third-Level Domain: merupakan kata yang letaknya di sebelah kiri second level domain dan dibatasi dengan titik. Misalnya saja, untuk domain ru.wikipedia.org, maka “ru” merupakan bagian third-level domain-nya.
  5. Host Name: kata yang terletak di paling depan pada sebuah domain, misal untuk www.nesabamedia.com, maka wwwadalah nama hostnya. Jika sebuah domain menggunakan host name, maka akan tercipta FQDN (Fully Qualified Domain Name) untuk tiap komputer. Dengan begitu, keberadaan DNS akan terdistribusi di seluruh dunia, dengan tiap organisasi memiliki tanggung jawab terhadap database yang berisikan info mengenai jaringannya masing-masing.

Cara kerja server DNS sebagai berikut :

  1. DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
  2. DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
  3. DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
  4. Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  5. Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
  6. Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan ke client (melalui web browser).

 

Mar 26

Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer. Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer atau lebih yang saling terhubung. Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat.

Enkapsulasi Tiap Lapisan dalam Protokol

Setiap data yang akan kirimkan ke jaringan, harus melalui sebuah proses yang disebut dengan proses data enkapsulation (Enkapsulasi data). Enkapsulasi adalah suatu proses untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri, serta membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada layer yang lebih tinggi serta meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut.

Lima langkah konversi untuk enkapsulasi data:

  1. Membuat data
  2. Masukkan data dalam segment
  3. Masukkan segment dalam paket atau datagram
  4. Masukkan paket dalam frame
  5. Konversi frame ke pola 1 dan 0 (bit)

Perjalanan Rute Pengiriman Pesan dari Pengiriman ke Penerima

  1. Awalnya data dibuat, ketika memulai proses pengiriman, data turun melalui Application layer (layer 7) yang bertanggung jawab dalam pertukaran informasi dari komputer ke jaringan.
  2. Kemudian data diteruskan ke Presentation Layer (layer 6), Jika proses sudah lengkap, selanjutnya ditambahakan informasi yang diperlukan.
  3. Lalu di forward ke Session layer (layer 5) setiap informasi yang akan dilewatkan ditambahkan header setiap turun 1 layer . Namun, pada pemrosesan layer 5, 6 dan 7 terkadang tidak diperlukan adanya header. Ini dikarena-kan tidak ada informasi baru yang perlu diproses.
  4. Sampailah data di Transport layer (layer 4),disini memastikan bahwa data mempunya I suatu koneksi yang sudah tepat dengan server dan memulai proses dengan mengubah informasi itu ke bentuk segment.Pengecekan error dan penggabungan data yang berasal dari aplikasi yang sama dilakukan di layer transport ini serta keutuhan data di jamin pula di sini. Lalu terbentuk L4PDU dari proses ini.
  5. Selanjutnya segment tersebut diteruskan ke Network layer (layer 3), disini diterima segment-segment tadi dan ditambahkan alamat network untuk station yang me-request dan alamat network untuk server yang direquest. Segment-segment tersebut akan diubah menjadi packet-packet, Kemudian layer Network membuat header Network, dimana didalamnya terdapat juga alamat layer Network, dan ditempatkan L4PDU dibaliknya, dan terbentuklah L3PDU.
  6. Kemudian packet-packet tadi dilewatkan ke layer Data Link(layer 2) dan paket-paket tadi diatur dan kemudian akan dibungkus lagi ke dalam individual frame. Dikarenakan suatu paket dapat dikirimkan melalui banyak sekali perangkat dan router, disinilah peran MAC Address dalam mengirimkan paket antara satu router dan router lainnya. Kemudian akan ditransmisikan ke media. Seluruh informasi yanng ditambahkan oleh tiap layer sebelumnya (sebagai suatu actual file request) harus cocok ke dalam ukuran field nya pada frame ethernet.Data link layer bertanggung jawab untuk mengirimkan frame menurut topologi yang digunakan.Terbentuklah L2PDU pada proses ini.
  7. Terakhir, sampailah data di Physical Layer (layer 1), informasi akan dibawa dari source menuju destination. Karena Physical layer tidak mengenal frame, ia akan melewatkan informasi itu ke bentuk bits. Tidak terjadi penambahan header pada layer ini. Akhirnya bit-bit tersebut nantinya akan disinkronisasi dan kemudian diubah menjadi sinyal listrik yang berupa tinggi rendahnya tegangan dan selanjutnya ditransmisikan melalui media. Misalnya dari kabel ke tujuan, hal ini sesuai dengan karakteristik lapisan Physical layer yang menentukan rangkaian kejadian dimana arus bit berpindah melalui medium fisik.

Layering Protokol Graph

Open Shortest Path First (OSPF) Protocol / graph protocol  Protokol OSPF (RFC 2328) sekarang banyak digunakan sebagai protokol router interior di Jaringan TCP / IP.

OSPF menghitung rute melalui internet yang paling sedikitbiaya berdasarkan metrik biaya yang dapat dikonfigurasi pengguna. Pengguna dapat mengonfigurasi biaya, mengekspresikan fungsi penundaan, kecepatan data, biaya dolar, atau faktor lainnya.              

OSPF mampu menyamakan beban di atas beberapa jalur biaya yang sama.Setiap router memelihara database yang mencerminkan topologi yang dikenalsistem otonom yang merupakan bagiannya. Topologi dinyatakan sebagai grafik terarah.

Grafik ini terdiri dari hal-hal berikut:

  • Verteks, atau simpul, dari dua jenis:
  1. router
  2. jaringan, yang pada gilirannya terdiri dari dua jenis
  3. transit, jika dapat membawa data yang tidak berasal atau berakhir pada akhir sistem yang terpasang ke jaringan ini
  4. rintisan, jika bukan jaringan transit
  • Tepian dua jenis:
  1. grafik tepi yang menghubungkan dua simpul router saat yang sesuai router saling terhubung satu sama lain melalui tautan langsung point-to-point
  2. tepi grafik yang menghubungkan vertex router ke jaringan vertex ketika router terhubung langsung ke jaringan Gambar 19.7, berdasarkan pada RFC 2328, menunjukkan contoh otonomsistem, dan Gambar 19.8 adalah grafik diarahkan yang dihasilkan.

Pemetaannya sangat mudah:

  • Dua router yang tergabung dengan tautan titik-ke-titik diwakili dalam grafik sebagai sedanglangsung dihubungkan dengan sepasang sisi, satu di setiap arah (misalnya, router 6 dan 10).
  • Ketika beberapa router terhubung ke jaringan (seperti LAN atau packetswitchingjaringan), grafik yang diarahkan menunjukkan semua router terhubung secara bidirectionalke titik jaringan (mis., router 1, 2, 3, dan 4 semua terhubung kejaringan 3).
  • Jika satu router terhubung ke jaringan, jaringan akan muncul dalam grafiksebagai koneksi rintisan (mis., jaringan 7).
  • Sistem akhir, yang disebut host, dapat langsung terhubung ke router, di manacase ini digambarkan dalam grafik yang sesuai (misalnya, host 1).• Jika router terhubung ke sistem otonom lain, maka biaya jalannyasetiap jaringan dalam sistem lain harus diperoleh oleh beberapa router eksteriorprotokol (ERP). Setiap jaringan tersebut direpresentasikan pada grafik oleh sebuah rintisan dan sebuah keunggulan.
Mar 19

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!